Lompat ke isi utama

Berita

Tiga Staf Bawaslu Kota Cimahi Resmi Dilantik Jadi PNS, Sekjen Ingatkan Pentingnya Adab dan Kesehatan Mental

PELANTIKAN PNS

Tiga pegawai di Sekretariat Bawaslu Kota Cimahi resmi dilantik menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji dilakukan di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Cimahi, Jawa Barat - Bawaslu Republik Indonesia melantik 1.835 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) secara daring dan luring di Jakarta, Senin (19/5/2026).

Dari jumlah tersebut, tiga pegawai berasal dari Bawaslu Kota Cimahi turut resmi diangkat menjadi PNS setelah menyelesaikan masa percobaan selama satu tahun. Tiga pegawai yang dilantik tersebut yakni Agam Zuama sebagai Penata Kelola Pengawasan Pemilu, Nicholas Abelardo M sebagai Analis Hukum, dan Adisti Nurul Fitri sebagai Pranata Keuangan APBN.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan fungsional PNS ini menjadi bagian dari penguatan kelembagaan Bawaslu dalam mendukung pengawasan pemilu yang profesional dan berintegritas.

Sekretaris Jenderal Bawaslu Ferdinand Eskol Tiar Sirait dalam arahannya mengingatkan para PNS yang baru dilantik agar tetap fokus terhadap tujuan hidup dan karier selama mengabdi di Bawaslu. Ia meminta para pegawai untuk tidak membandingkan diri dengan orang lain maupun membandingkan Bawaslu dengan instansi lain.

Menurut Ferdinand, setiap lembaga memiliki karakteristik serta tantangan yang berbeda, termasuk Bawaslu yang memiliki struktur komisioner yang tidak ditemukan di pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa para pegawai perlu memahami kultur dan tantangan kerja di lingkungan Bawaslu.

Selain itu, Ferdinand juga menekankan pentingnya menjaga kewarasan dan kesehatan mental dalam bekerja. Menurutnya, kualitas kinerja sangat dipengaruhi oleh kondisi mental dan pola pikir seseorang.

“Layaknya orang beribadah, syarat orang bekerja itu harus waras. Sebab, hanya orang-orang waras yang bisa berpikir dengan baik,” ujar Ferdinand.

Ia juga mengingatkan bahwa aspek moralitas dan adab harus menjadi landasan utama dalam bekerja. Menurutnya, dalam budaya Indonesia, adab memiliki kedudukan yang lebih tinggi dibandingkan ilmu.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja turut mengingatkan seluruh PNS agar senantiasa menjaga adab di lingkungan kerja serta mengenali pimpinan dan atasan di unit kerja masing-masing.

Kegiatan pelantikan ini dilaksanakan bersamaan dengan agenda Peningkatan Kapasitas dalam Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pelaporan Keuangan serta Reformasi Birokrasi yang diselenggarakan Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia di Jakarta pada 18–22 Mei 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bawaslu Kota Cimahi Fathir Rizkia Latif, anggota Ahmad Hidayat, serta Koordinator Sekretariat Seta Dewa Nugroho.***

Penulis: Gunawan Kusmantoro

Foto: Agam Zuama

 

Tag
Bawaslu, Bawaslu Kota Cimahi, pelantikan, PNS, kesehatan mental, moralitas, adab