Pendaftaran P2P Bawaslu Kota Cimahi Resmi Ditutup, Antusiasme Peserta Lampaui Target
|
Cimahi, Jawa Barat - Bawaslu Kota Cimahi resmi menutup pendaftaran Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) pada Rabu, 29 April 2026 pukul 23.59 WIB. Sejak dibuka, program ini berhasil menarik minat masyarakat dengan total 26 pendaftar, melampaui kebutuhan peserta yang ditargetkan sebanyak 20 orang.
Tingginya antusiasme tersebut mendapat apresiasi dari Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kota Cimahi, Akhmad Yasin Nugraha. Ia menilai hal ini sebagai indikator meningkatnya kesadaran publik terhadap pentingnya pengawasan Pemilu dan Pemilihan.
“Kami mengapresiasi partisipasi masyarakat yang begitu tinggi dalam mendaftar program P2P. Ini menunjukkan bahwa kesadaran untuk terlibat aktif dalam pengawasan Pemilu dan Pemilihan terus tumbuh di tengah masyarakat,” ujarnya di Sekretariat Bawaslu Kota Cimahi, Kamis (30/4/2026).
Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) merupakan inisiatif yang dikembangkan oleh Bawaslu untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, serta keterlibatan masyarakat dalam proses pengawasan Pemilu dan Pemilihan. Melalui program ini, peserta dibekali pengetahuan kepemiluan, potensi pelanggaran, serta mekanisme pelaporan, sehingga diharapkan dapat menjadi kader pengawas partisipatif yang mandiri dan berintegritas.
Selanjutnya, Bawaslu Kota Cimahi akan melaksanakan tahapan seleksi administrasi untuk menentukan 20 peserta yang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti program tersebut. Proses seleksi ini dilakukan guna memastikan peserta yang terpilih memenuhi kriteria serta memiliki komitmen dalam mendukung pengawasan partisipatif.
Akhmad Yasin juga menambahkan bahwa pelaksanaan P2P tahun 2026 akan dilakukan secara luring. Hal ini menjadi pembeda dibandingkan tahun sebelumnya yang dilaksanakan secara daring.
“Tahun ini kami akan menyelenggarakan P2P secara tatap muka agar proses pembelajaran dan diskusi dapat berjalan lebih interaktif dan optimal,” jelasnya.
Dengan pelaksanaan secara luring, diharapkan peserta dapat lebih aktif berinteraksi, berdiskusi, serta memperkuat jejaring dalam upaya bersama mengawal proses demokrasi yang jujur dan adil di Kota Cimahi.***
Penulis: Gunawan Kusmantoro
Foto: Ilustrasi
Editor: Akhmd Yasin Nugraha