Lompat ke isi utama

Berita

Tingkatkan Kapasitas Penanganan Pelanggaran Pemilu dan Pemilihan, Bawaslu Kota Cimahi akan Intens Gelar Simulasi

RDK PP 2025

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Zaenal Ginan memberikan penguatan kapasitas penanganan pelanggaran kepada staf Bawaslu Kota Cimahi, Senin (21/7/2025).

Cimahi, Jawa Barat — Bawaslu Kota Cimahi kembali melakukan penguatan kapasitas SDM dengan menggelar kegiatan Rapat Dalam Kantor bertajuk Penanganan Pelanggaran sebagai Upaya Mewujudkan Keadilan Pemilu: Evaluasi dan Proyeksi, Senin (21/7/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh staf dengan menghadirkan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Kota Cimahi, Zaenal Ginan, sebagai narasumber utama.

Ginan menyatakan kegiatan ini menjadi bagian penting dari konsolidasi pengetahuan dan pengalaman dalam menghadapi dinamika penanganan pelanggaran Pemilu dan Pemilihan yang semakin kompleks.

Menurutnya, momentum Pascapemilu dan Pemilihan 2024 merupakan waktu yang strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh, sekaligus menyusun proyeksi dan strategi penanganan yang adaptif untuk menghadapi Pemilu dan Pemilihan yang akan datang.

“Kami melihat pentingnya menjaga kesiapan seluruh jajaran, meskipun saat ini sedang berada di masa non tahapan. Penguatan kapasitas SDM menjadi kunci agar Bawaslu siap secara teknis dan substantif ketika memasuki tahapan Pemilu dan Pemilihan," katanya.

Menurutnya, salah satu metode yang akan diintensifkan ke depan adalah melalui simulasi penanganan pelanggaran.

"Simulasi akan menjadi metode pelatihan yang efektif untuk mengasah ketepatan dan kecepatan staf dalam menangani laporan pelanggaran, baik yang berasal dari temuan pengawas maupun dari laporan masyarakat," terangnya.

Evaluasi terhadap penanganan pelanggaran pada Pemilu dan Pemilihan 2024 turut menjadi bagian dari materi yang dibahas dalam kegiatan ini. Hal ini dilakukan guna mengidentifikasi kendala dan tantangan yang muncul di lapangan, serta merumuskan perbaikan prosedur yang lebih efisien dan responsif.

Ginan juga mengakui bahwa salah satu kendala utama dalam penanganan pelanggaran adalah keterbatasan waktu yang tersedia untuk menindaklanjuti laporan. Sesuai dengan ketentuan, penanganan pelanggaran harus diselesaikan dalam waktu cepat, yang sering kali menimbulkan tantangan tersendiri, terutama dalam pengumpulan bukti dan klarifikasi pihak terkait.

“Waktu penanganan yang singkat menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, kemampuan untuk segera mengidentifikasi kelengkapan laporan dan menentukan langkah cepat sangat diperlukan. Simulasi yang akan kami gelar ke depan akan diarahkan untuk mengasah aspek ini,” tambahnya.

Bawaslu Kota Cimahi berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas SDM, termasuk dalam aspek penanganan pelanggaran yang menjadi salah satu pilar utama fungsi pengawasan Pemilu. Penguatan kapasitas dilakukan secara berkala sebagai bagian dari agenda penguatan kelembagaan dan kesiapan menghadapi tahapan Pemilu da Pemilihan yang akan datang.***

Penulis: Gunawan Kusmantoro

Foto: Gunawan Kusmantoro

Editor: Zaenal Ginan

Tag
Bawaslu Kota Cimahi, Zaenal Ginan, penanganan pelanggaran, Pemilu, Pemilihan, simulasi, penguatan kapasitas, SDM