Lompat ke isi utama

Berita

Mengenal Saka Adhyasta Pemilu, Apa Saja Perannya?

Saka Adhyasta Pemilu Cimahi

Bawaslu Kota Cimahi libatkan Saka Adhyasta Pemilu dalam kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif yang dilaksanakan pada Pilkada tahun 2024 di Kota Cimahi (Dok.)

Cimahi, Jawa Barat – Dalam upaya memperluas literasi demokrasi dan menumbuhkan partisipasi aktif generasi muda dalam kepemiluan, Bawaslu RI dan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka membentuk satuan karya pramuka bernama Saka Adhyasta Pemilu.

Saka Adhyasta Pemilu yang dibentuk menjelang Pileg dan Pilpres tahun 2018 menjadi wadah pendidikan politik dan pengawasan partisipatif yang menjembatani semangat kepemiluan dengan semangat kepramukaan.

Istilah “Adhyasta” sendiri berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti penjaga, pengawal, pengaman, atau pelindung keselamatan bangsa dan negara. Dengan demikian, nama ini merepresentasikan semangat Saka ini sebagai bagian dari pengawasan Pemilu.

Gagasan pembentukan Saka ini lahir dari kebutuhan akan keterlibatan generasi muda khususnya gerakan pramuka dalam pengawasan Pemilu secara partisipatif.

Sejak diresmikan, Saka Adhyasta Pemilu dibentuk di berbagai daerah di tingkat kota dan kabupaten termasuk di Kota Cimahi. Pembentukan Saka ini mendapat respons positif dan telah melahirkan anggota-anggota muda yang aktif dalam pendidikan politik serta pengawasan tahapan Pemilu.

Lalu apa peran Saka dalam pelaksanaan Pemilu?

Peran Saka Adhyasta Pemilu

Secara umum, Saka Adhyasta Pemilu memiliki dua misi utama, yaitu edukasi kepemiluan dan pengawasan partisipatif.

Para anggotanya dibekali dengan pengetahuan seputar Pemilu, tahapan Pemilu, hak-hak pemilih, serta peran pengawas Pemilu. Mereka kemudian menjadi agen sosialisasi dan edukasi politik, khususnya di kalangan sesama pemuda dan pemilih pemula.

Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Cimahi Seta Dewa Nugroho menyebutkan Saka Adhyasta Pemilu ini menjadi “jembatan strategis” antara lembaga pengawas Pemilu dan generasi muda.

“Melalui Saka ini, kita ingin menumbuhkan pemahaman politik sejak dini. Anak-anak muda yang tergabung di dalamnya bukan hanya belajar soal Pemilu, tapi juga belajar tentang pentingnya integritas, partisipasi, dan demokrasi yang bersih,” katanya, Rabu (23/7/2025).

Menurut Seta, anggota Saka Adhyasta Pemilu kerap dilibatkan dalam kegiatan yang diselenggarakan Bawaslu Kota Cimahi, seperti sosialisasi pengawasan partisipatif, pengawasan di masa kampanye, pemantauan media sosial, serta kegiatan non-tahapan lainnya yang berkaitan dengan pendidikan pemilih.

Saka Adhyasta Pemilu merupakan inovasi yang memadukan nilai-nilai kepemudaan dan demokrasi. Dengan membentuk karakter kritis dan aktif sejak dini, satuan karya ini diharapkan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Dengan semangat kepramukaan dan pengawasan, Saka Adhyasta Pemilu hadir sebagai pilar strategis dalam menjaga kualitas demokrasi Indonesia dari akar rumput.***

Penulis: Gunawan Kusmantoro

Foto: Dokumentasi Bawaslu Kota Cimahi

Editor: Seta Dewa Nugroho

Tag
Bawaslu, Bawaslu Kota Cimahi, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Saka Adhyasta Pemiilu, edukasi, pengawasan partisipatif