Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Cimahi Gelar Diskusi Membangun Kelembagaan Bawaslu yang Solid untuk Mewujudkan Demokrasi yang Berkualitas

RDK SDM 2026

Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat Ahmad Hidayat saat menjadi narasumber dalam diskusi internal yang mengusung tema “Membangun Kelembagaan Bawaslu yang Solid untuk Mewujudkan Demokrasi yang Berkualitas," Senin (22/6/2026).

Cimahi, Jawa Barat - Bawaslu Kota Cimahi kembali menggelar diskusi internal dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), Senin (22/6/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat ini mengusung tema “Membangun Kelembagaan Bawaslu yang Solid untuk Mewujudkan Demokrasi yang Berkualitas.”

Diskusi internal tersebut menghadirkan Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat Ahmad Hidayat sebagai narasumber, serta diikuti oleh seluruh jajaran staf Bawaslu Kota Cimahi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan melalui peningkatan kompetensi, penguatan budaya organisasi, serta penyamaan persepsi mengenai peran dan tanggung jawab pengawas pemilu.

“Bawaslu yang solid dibangun oleh SDM yang berintegritas, profesional, dan memiliki semangat kolaborasi. Pengawas pemilu harus mampu menjaga independensi, netralitas, dan etika, sekaligus terus meningkatkan kapasitas diri agar dapat menjalankan tugas pengawasan secara optimal,” ujar Ahmad Hidayat.

Dalam paparannya, Ahmad menjelaskan bahwa terdapat sejumlah pilar utama dalam membangun kelembagaan Bawaslu yang solid. Pilar pertama adalah integritas, yang diwujudkan melalui komitmen menjaga independensi, netralitas, dan etika sebagai pengawas pemilu.

Pilar berikutnya adalah profesionalisme yang dibangun melalui peningkatan kompetensi dan kapasitas SDM secara berkelanjutan agar pengawas pemilu mampu beradaptasi dengan dinamika kepemiluan dan perkembangan regulasi.

Selain itu, kolaborasi internal juga perlu diperkuat melalui kerja tim yang harmonis antara pimpinan, sekretariat, dan jajaran adhoc. Hal tersebut harus didukung dengan komunikasi yang efektif melalui keterbukaan informasi dan koordinasi yang baik.

“Budaya organisasi yang kuat harus ditopang oleh semangat gotong royong, saling mendukung, serta kemampuan mengelola perbedaan dan konflik secara konstruktif. Ketika seluruh elemen lembaga memiliki rasa memiliki yang kuat terhadap Bawaslu, maka kita akan semakin siap menghadirkan pengawasan yang berkualitas dan demokrasi yang berintegritas,” tambah Ahmad.

Ia juga menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai dasar Bawaslu dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, penguatan rasa memiliki (sense of belonging) terhadap lembaga menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Melalui diskusi internal ini, Bawaslu Kota Cimahi berharap seluruh jajaran dapat semakin memahami peran strategisnya dalam memperkuat kelembagaan, sehingga mampu menjalankan fungsi pengawasan secara profesional, berintegritas, dan adaptif demi terwujudnya demokrasi yang berkualitas.***

Penulis: Gunawan Kusmantoro

Foto: Gunawan Kusmantoro

Editor: Ahmad Hidayat

Tag
Bawaslu Kota Cimahi, Ahmad Hidayat, penguatan kapasitas, SDM, penguatan kelembagaan, integritas, profesionalisme