Jaga Kinerja Pengawasan Optimal di Masa Non-Tahapan, Bawaslu Cimahi Tekankan SIMP: Soliditas hingga Profesionalisme
|
Cimahi, Jawa Barat – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Cimahi kembali melaksanakan apel rutin di halaman kantor, Senin (13/10). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga soliditas dan profesionalisme jajaran pegawai, terutama saat berada di masa non-tahapan Pemilu.
Apel diikuti oleh seluruh staf Bawaslu Kota Cimahi. Bertindak sebagai pembina apel adalah Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (SDM), Organisasi, dan Diklat, Ahmad Hidayat. Dalam amanatnya, Ahmad Hidayat menekankan pentingnya pelaksanaan SIMP oleh setiap individu pegawai.
SIMP merupakan singkatan yang mencakup empat pilar utama bagi pengawas pemilu: Soliditas, Integritas, Mentalitas, dan Profesionalisme.
“Di tengah masa non-tahapan, pengawasan tidak boleh kendur. Kita harus memastikan kinerja tetap berjalan optimal. Kunci untuk mencapai itu adalah dengan menerapkan SIMP dalam setiap aspek pekerjaan,” tegas Ahmad Hidayat.
Ahmad Hidayat menjelaskan, soliditas sangat krusial untuk menjaga kekompakan tim di Bawaslu Kota Cimahi dalam menjalankan tugas pengawasan. Sementara integritas menjadi pondasi utama yang memastikan setiap keputusan dan tindakan pengawas selalu didasari pada etika dan peraturan yang berlaku, menjamin terciptanya keadilan elektoral.
Pilar mentalitas ditekankan untuk menjaga semangat dan motivasi pegawai agar tetap tinggi, siap menghadapi tantangan di masa depan. Sedangkan profesionalisme menuntut setiap pegawai untuk memiliki kompetensi teknis yang mumpuni, yang diiringi dengan pertanggungjawaban publik yang baik.
“Dengan melaksanakan SIMP, kita bisa memastikan bahwa kinerja pengawasan di masa non-tahapan tetap dilakukan secara optimal. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk menjaga citra Bawaslu sebagai lembaga yang terpercaya,” tambahnya.
Dalam arahannya, ia juga menyoroti perlunya penguatan kapasitas pegawai di masa non-tahapan ini. Kegiatan pengembangan sumber daya manusia (SDM) harus terus dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan jajaran pengawas di Cimahi.
Selain itu, Bawaslu Kota Cimahi juga diminta untuk mulai mempersiapkan diri dalam menyambut desain Pemilu yang akan datang. Meskipun saat ini regulasi mengenai Pemilu masih menunggu pembahasan dan keputusan dari DPR, waktu non-tahapan harus dimanfaatkan sebagai momen strategis untuk melakukan kajian internal dan menyusun program antisipatif.
“Kita terus melakukan monitoring sambil mempersiapkan desain Pemilu yang akan datang. Mari kita jadikan waktu non-tahapan ini untuk menguatkan kelembagaan dan meningkatkan kualitas individu pengawas di Bawaslu Kota Cimahi,” pungkas Ahmad Hidayat.***
Penulis: Gunawan Kusmantoro
Foto: Mira Septani
Editor: Ahmad Hidayat