Hari Santri Nasional 2025: Santri Cimahi Siap Kawal Demokrasi Lewat Pengawasan Partisipatif Bawaslu
|
Cimahi, Jawa Barat - Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 yang jatuh pada Rabu, 22 Oktober 2025, menjadi momentum reflektif bagi santri di seluruh Indonesia untuk meneguhkan kembali peran dan kontribusinya bagi bangsa.
Dengan mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia,” peringatan ini tidak hanya dimaknai secara spiritual, tetapi juga menjadi panggilan moral bagi santri untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan demokrasi.
Bagi Bawaslu Kota Cimahi, Hari Santri menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi antara lembaga pengawas pemilu dengan kalangan pesantren.
Santri dinilai memiliki potensi besar sebagai pengawas partisipatif yang dapat berperan dalam mengawal integritas Pemilu melalui pendidikan politik, sosialisasi nilai kejujuran, dan keterlibatan langsung dalam proses pengawasan di lapangan.
Melalui program pengawasan partisipatif berbasis Pesantren, Bawaslu Cimahi secara aktif menggandeng pesantren di wilayahnya untuk mengedukasi para santri agar memahami pentingnya menjaga netralitas, menolak politik uang, dan turut mengawasi setiap tahapan Pemilu.
Salah satu santri yang pernah terlibat dalam kegiatan ini adalah Muhammad Jahidin, santri dari Pondok Pesantren Nurul Anwar Cimahi. Ia menilai bahwa keterlibatan santri dalam pengawasan Pemilu bukan hanya bentuk partisipasi politik, tetapi juga bagian dari pengabdian kepada bangsa dan agama.
“Menjadi santri bukan berarti hanya fokus pada kajian kitab, tapi juga bagaimana mengamalkan nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab di masyarakat. Dengan ikut serta dalam pengawasan Pemilu, kami belajar menjaga amanah rakyat dan memastikan prosesnya berjalan jujur dan adil,” ujar Jahidin yang akrab disapa Kang Ule.
Ia berharap lebih banyak santri yang ikut terlibat dalam kegiatan pengawasan, baik sebagai kader pengawas partisipatif maupun sebagai pengawas di tingkat TPS.
Menurutnya, semangat santri yang disiplin dan berintegritas dapat menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan Pemilu yang bermartabat dan berkeadilan sejalan dengan semangat Hari Santri untuk menjaga Indonesia tetap merdeka dan berperadaban.***
Penulis: Gunawan Kusmantoro
Foto: Dok. Bawaslu Kota Cimahi
Editor: Akhmad Yasin Nugraha