Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Cimahi Gelar Tasyakuran HUT Bawaslu Kabupaten/Kota ke-7, Fathir: Momentum Perkuat Integritas dan Tingkatkan Kinerja Kelembagaan

Tasyakuran Bawaslu Kab/kota

Bawaslu Kota Cimahi menggelar acara tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bawaslu Kabupaten/Kota yang ke-7 di kantor Bawaslu Kota Cimahi, Minggu (17/8/2025).

Cimahi, Jawa Barat – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Cimahi menggelar tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 Bawaslu Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Acara tersebut berlangsung di Kantor Bawaslu Kota Cimahi pada Minggu (17/8/2025), usai pelaksanaan Upacara Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Tasyakuran ditandai dengan pemotongan kue dan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan keluarga besar Bawaslu Kota Cimahi. Hadir dalam kegiatan ini Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Cimahi, Koordinator Sekretariat, serta seluruh staf kesekretariatan.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kota Cimahi, Fathir Rizkia Latif, menyampaikan apresiasi atas kiprah Bawaslu Kabupaten/Kota yang telah berusia tujuh tahun sejak berdirinya. Menurutnya, dalam kurun waktu tersebut, Bawaslu telah berperan penting dalam mengawal jalannya demokrasi, termasuk di Kota Cimahi.

“Di usianya yang ke-7, Bawaslu Kabupaten/Kota telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga proses demokrasi di Indonesia. Di Cimahi, peran ini bukan hanya terlihat dalam masa tahapan Pemilu, tetapi juga di luar tahapan, ketika pengawasan tetap dijalankan untuk memastikan demokrasi tetap terjaga,” kata Fathir.

Fathir menegaskan bahwa usia ke-7 harus dijadikan momentum memperkuat integritas kelembagaan dan meningkatkan kinerja jajaran pengawas Pemilu. Ia mengingatkan agar seluruh personel Bawaslu, baik pimpinan maupun sekretariat, senantiasa bekerja secara optimal, disiplin, dan inovatif dalam melaksanakan tugas.

“Kita harus terus berkomitmen untuk menjaga integritas, disiplin dalam menjalankan aturan, dan tidak berhenti berinovasi. Meski di masa non-tahapan, kita perlu membuat terobosan kegiatan yang bermanfaat, baik untuk penguatan kelembagaan maupun pengembangan demokrasi di masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Fathir menekankan bahwa keberadaan Bawaslu tidak hanya sebatas lembaga pengawas Pemilu, tetapi juga sebagai pilar demokrasi yang memastikan kedaulatan rakyat tetap terjaga. Menurutnya, pengawas Pemilu di daerah  harus menjadi contoh dalam menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme, keadilan, dan keberpihakan pada kepentingan rakyat.

Ia berharap momentum HUT ke-7 Bawaslu Kabupaten/Kota dapat semakin memperkokoh semangat kebersamaan dan solidaritas di internal Bawaslu Cimahi. Dengan demikian, Bawaslu dapat terus meningkatkan kualitas pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.

“Kita syukuri perjalanan tujuh tahun ini, namun kita tidak boleh berpuas diri. Tugas kita masih panjang, terutama menghadapi dinamika demokrasi yang terus berkembang. Mari kita jadikan peringatan ini sebagai pengingat bahwa Bawaslu hadir untuk rakyat, menjaga integritas, dan memastikan pemilu berlangsung jujur serta adil,” tutupnya.***

Penulis: Gunawan Kusmantoro

Foto: Nurul Mas Ullah

Tag
Bawaslu Kota Cimahi, HUT Bawaslu Kabupaten/Kota ke-7, Tasyakuran, Pengawasan Pemilu, Demokrasi, Integritas Kinerja kelembagaan, demokrasi